Kiat Menjaga Hubungan Baik Dengan Parav Mertua

Kiat Menjaga Hubungan Baik dengan Para Mertua

Ismail Fazri Siregar


Banyak diantara pasangan muda yang menganggap bahwa mereka telah mengenal satu sama lain selama menjalani proses pacaran atau juga taaruf. Memang, selama proses taaruf dan pacaran tentu terjalin silaturrahmi yang melibatkan emosi sehingga terlihat sifat masing-masing. Tetapi jujur saja bahwa selama pacaran kejelekan dan keburukan masing-masing seringkali ditutupi dengan baik.
Keadaan ini pada ahirnya menjadikan pasangan muda ini kebingungan di awal masa pernikahan dan akan menjadikan hal ini sebagai ganjalan dalam berinteraksi dengan keluarga besar karena suami atau istri akan dibela oleh keluarga masing-masing.
Untuk itulah banyak orang menyarankan agar pasangan muda hidup terpisah dari orang tua atau memiliki rumah sendiri.
Suratan tangan yang berbeda-beda
tidak semua pasangan dapat mewujudkan kondisi ideal seperti ini. Karena faktor tertentu seringkali memaksa pasangan muda untuk tinggal bersama orang tua seperti kondisi keuangan,  keadaan keluarga dan kesehatan orang tua salah satu pasangan, ataupun situasi lainnya kadang-kadang mengharuskan mereka hidup bersama dengan orang tua setelah memasuki bahtera rumah tangga.
Tinggal bersama orang tua memiliki tantangan tersendiri bagi pasangan muda. Dikarenakan pola fikir yang berbeda antara yang muda dengan orang tua. Banyak faktor yang mempengaruhi hal ini. Seperti latar belakang pendidikan, adat, keadaan ekonomi dll.

Hal inilah yang menyebabkan upaya membangun hubungan yang baik dengan mereka kadang-kadang menjadi tantangan yang sulit dalam kehidupan pernikahan.Hubungan antara menantu perempuan dengan orang tua suaminya atau sebaliknya antara menantu laki-laki dengan orang tua istrinya perlu disikapi secara benar
Adanya campurtangan orang tua
Campurtangan orang tua dari salah satu pihak adalah hal yang paling sering dianggap sebagai penyebab ketidak harmonisan hubungan bagi pasangan muda. Meskipun Anda tidak tinggal serumah dengan  orang tua pasangan Anda, ketegangan hubungan semacam ini dapat Anda alami.
Hal ini dapat dipahami sebagai bentuk rasa kasih saying mereka terhadap pasangan kita. Karena mereka telah membangun ikatan emosional terhadap anaknya yang sekarang menjadi pasangan kita.
Tanpa memandang keadaan maupun penyebabnya, kita dapat membangun sikap yang benar agar hubungan kita dengan orang tua pasangan kita tetap terpelihara dengan baik. Berikut ini adalah beberapa saran yang dapat Anda terapkan:
Menghormati orang tua
Serumit apapun masalah yang tengah kita hadapi dalam hubungan dengan mertua, tetaplah menunjukkan rasa hormat kita terhadap mereka jangan sampai tindakan kita menimbulkan kesan yang tidak sopan. Tunjukkanlah sikap yang penuh rasa hormat kepada orang tua pasangan Anda. Beri perhatian dan perlakukanlah mereka layaknya orang tua kita sendiri. Jagalah sikap dan pembawaan kita agar tidak menimbulkan kesan yang kurang baik dalam pandangan mereka terhadap Anda.
Kalau kita gagal dalam hal ini maka lama kelamaan kita akan dianggap sebagai menantu yang kurang ajar dan akan terkucilkan dalam pergaulan keluarga besar pasangan kita.
Lapang dada
Tentu banyak hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita dilingkuangan keluarga pasangan, hal ini bertambah sulit ketika kita harus serumah dengan mertua. Serasa dunia ini semakin sempit saja, jalan terbaik cobalah menerima dengan lapang dada hal-hal yang kurang berkenan di hati Anda.
Beberapa hal bisa jadi mengakibatkan kita merasa tidak nyaman,  namun pahamilah bahwa ketidaknyamanan tersebut terjadi secara wajar dikarenakan perbedaan kultur rumah tangga antara keluarga Anda dan keluarga pasangan Anda.  Anda perlu melakukan sedikit penyesuaian.
Dalam hal ini pengaruh dari pengalaman mertua dalam menjalani kehidupan nampaknya sangat dominan. Hal ini diakibatkan oleh perbedaan zaman yang dilalui sehingga seringkali para orang tua kelihatannya memaksakan kehendaknya kepada menantu dan anak mereka sendiri.sehingga para mertua terkesan memaksakan kehendak mereka. Disinilah sikap lapang dada sangat diperlukan.
Untuk hal yang berkenaan dengan anak-anak, milikilah pemahaman bahwa kakek dan nenek biasanya ingin menunjukkan kasih saying dan perhatian yang lebih besar kepada cucu-cucu mereka dengan cara memanjakan mereka. Biarkanlah anak-anak Anda memiliki kedekatan dengan kakek-nenek mereka. Jangan menjauhkan mereka.
Kesan yang baik
Orang tua yang baik telah mengorbankan banyak hal bagi anak-anak mereka tidak terkecuali pasangan kita. Mulai dari melahirkan, membesarkan, mendidik sejak kecil sampai dewasa. Pengorbanan materi dan non materi demi kesejahteraan si anak. Hal itulah bukti betapa mereka –mertua- kita sangat mencintai anak mereka yakni pasangan kita.
kasih sayang semacam ini menumbuhkan rasa peduli dan memiliki.  Sehingga tibullah emosi-emosi terselubung mertua terhadap anaknya. Emosi semacam itu dapat berupa rasa kehilangan perhatian atau kekhawatiran lain ketika sekarang ada orang lain yang telahmenjadi pusat perhatian dalam kehidupan anak mereka yaitu keluarga barunya, Anda dan anak-anak  Anda.
Bila Anda adalah menantu pria, tunjukkanlah bahwa Anda adalah seorang suami yang baik, bertanggung jawab, serta dapat diandalkan sebagai pelindung bagi anak perempuan mereka. Sebaliknya bila Anda adalah menantu perempuan,  tunjukkanlah bahwa Anda adalah seorang wanita yang baik, dapat dipercaya,  serta penuh kasih saying dan perhatian bagi anak laki-laki mereka. Tunjukkan pula bahwa Anda  pun menyayangi mereka. Hal ini dapat membantu mengurangi kekhawatiran-kekhawatiran semacam itu.
Komunikasi = silaturrahmi
Komunikasi dan silaturrahmi akan terlaksana apabila terrdapat saling menghargai antgara menantu dan mertuanya. Sebisa mungkin bangunlah pola komunikasi yang terbuka antara Anda dengan orang tua pasangan Anda. Untuk meredam kemungkinan timbulnya salah paham.
Selesaikan setiap permasalahan dengan sistim musyawarah dan kekeluargaan. Nyatakanlah pendapat Anda secara jelas dan penuh kesantunan. Berusahalah untuk menyelami hal-hal yang menjadi keprihatinan mereka.Secara aktif mintalah saran dan nasihat dari mereka, belajarlah dari pengalaman dan kebijaksanaan mereka. Hal ini akan membantu mereka untuk merasa lebih dihargai.
Inilah inti dari komunikasi dan silaturrahmi.
Menyesuaikan diri
Bagi sebagian orang tua, penyesuaian diri terhadap adat istiadat merupakan hal yang penting. seorang menantu yang bijak dalam menyesuaikan diri di lingkungan keluarga mertua akan mendapakan penilaian tersendiri dimata mertuanya. Dengan menyesuaikan diri dengan kebiasaan keluarga pasangan kita berarti kita menghargai  pasangan kita beserta keluarganya sekaligus.
Dengan begitu peluang kita untuk diterima dengan baik di keluarga tersebut akan terbuka lebar. Langkah untuk menyesuaikan diri pun akan semakin mudah karena kita telah dianggap sebagai bagian dari keluarga.
Sebenarnya masih banyak cara yang bisa kita terapkan untuk menjalin hubungan baik dengan mertua dan keluarga besarnya. Hubungan baik yang terljalin akan memberikan dampak yang baik bagi anda dan pasangan anda juga bagi anak-anak anda.

Salam hangat dari kami.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar